SahaBat di kala senja

"Sering ya, kalau kita melihat- lihat suatu oByek yang mungkin mengharukan, kita Bakal ngerasa dan inget akan masa lalu. Contohnya saja masa- masa TK, SD, dengan sahaBat yang udah pergi, disuatu tempat, ketemu anak lain yang kita saling lirik- lirikan. Me too. Aku merasa, kalau mendengar lagu- lagu yang mellow -padahal aku gak suka lagu mellow SAMAEKALI- jadi teringat Bagaimana rasanya dulu aku diajari naik sepeda sama sahaBatku. Aku Bakal cerita tentang dia.


Rumahnya dipinggir rumahku. Dua tahun di atasku, dia selalu menjadi Bintang kelas. Adiknya namanya Iyus, perempuan cerewet dengan ramBut kriwul. Yah, dia termasuk anak keluarga yang Berada. Aku, kemBaran cowokku ( Riski), Iyus, dan Dia sering main bersama, dengan Mellan, Casilda, Ade, IqBal, dan lainnya. Kita sering Berpetualang cari ikan di kali, cari hewan aneh, dst seperti Doa The Explorer.



Ketika aku TK- Berumur lima tahun- di perumahan tempat tinggalku Banyak sekali anak yang sudah Bisa naik sepeda. Such as Casilda ( sekarang anak B di SMP 1 Bangil), Jasinta ( anak I d SMP 1 Bangil), dan lainnya. Tentu saja, seBagai seorang anak kecil yang polos en gak tau apa- apa, aku iri, dong. BerBekal sepeda MUSTANG diBeri Bonyok, aku mulai naik sepeda. Awalnya Blas aku nggak Bisa Banget. Untung ada sahaBat terbaikku.

Awalnya, dia menuntun aku naik sepeda, sekitar empat hari kemudian roda dua yang ada di sepedaku dilepas satu, sehingga aku terseok- seok. Tapi dengan roda yang Berjumlah tiga, aku semakin lancar. Tak terasa aku sedikit- sedikit Bisa mengayuh tanpa Bantuannya dan tanpa roda Bantuan. Meskipun sering jatuh, i'ts OK.

LEK GA TIBO GAK NGIRANI ISO NUMPAK PEDA (kl g jth g mngkn Bs naik spd.) Prinsip yang lucu.

Dia yang pertamakali mengajariku naik sepeda hingga kini aku mahir naik BMX. Dia yang pertama kali mengajari aku cara menghapal ayat- ayat Ruqyah di TPA yang mewajiBkan hapalan sutah Ruqyah. Tapi tidak ada yang aBadi. Ketika aku kelas 3- dia kelas 5- Pak Hadi Sungkono dimutasi ke Mojokerto, tepatnya Mojosari. Tentu aku sedih, sediiiih Banget! Sampai- sampai aku rela memBerikan lukisan pertama dan terBaikku Buat dia. Lukisan diatas kanvas kecil dengan cat minyak BergamBar tiga orang anak yang mendapat juara 1, 2, dan 3 di atas panggung. Tepatnya Bukan lukisanku, aku melukisnya dengan sepupuku yang sama suka menggambar sepertiku.

Aku juga memBeri puisi. Meskipun aku nggak semahir sekarang soal puisi, meskipun puisi yang kuBeri semrawut, tapi diatetap menerima, anggap saja seBagai hadiah Ultah.
Dekat. Aku tanggal 26 januari dia tanggal 20 Januari. ( aku pernah mengada- ngada ULTah tanggal 21 agar dekat ULTAHnya.)

Sampai sekarang aku nggak tahu kaBarnya. Nyokap tahu alamatnya, tapi nggak tahu masih stay atau gak. Aku harap kita Bisa Bertemu dan -meskipun udah gede- nyari ikan india, layangan, dan semuanya. Miss YOU!!!!!!!



0 komentar:

Post a Comment

Follow juga twitter saya @BrilliantGivya :)